OSIS SMK-SMTI Yogyakarta Sukses Gelar Touch #15, Peserta Capai 320 Siswa
OSIS SMK-SMTI Yogyakarta kembali sukses menyelenggarakan ajang tahunan Try Out Chemical Electronic (Touch) #15 tahun ini.
Bahkan kegiatan yang berupa tes kemampuan akademik bagi siswa SMP di DIY itu melampaui target kepesertaan.
Pembina OSIS SMK-SMTI Yogyakarta Gana Waskito mengatakan, Touch yang digelar pada Minggu (15/2/2026) lalu merupakan tahun kelima belas.
Pesertanya mencapai 320 siswa dan melebihi target yang sudah ditetapkan sebanyak 300 peserta.
Gana menyatakan, bahwa capaian tersebut tentu menjadi kebanggaan bagi pihak sekolah. Lantaran Touch #15 merupakan program yang dijalankan OSIS dengan tujuan mengenalkan potensi sekolah di awal tahun kalender.
“Program ini menjadi bagian dari promosi sekolah. Sasarannya siswa-siswi SMP di seluruh DIY,” ujar Gana saat ditemui di kantornya, Kamis (26/2/2026).
Meski muaranya promosi sekolah, Gana memastikan bahwa Touch #15 juga memiliki misi memberi wadah latihan akademik bagi siswa SMP di DIY. Sehingga diharapkan mereka lebih siap untuk menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA).
Selain aspek akademis, Touch #15 juga menjadi sarana pengenalan sekolah. Sebab para peserta juga diajak untuk melakukan tour.
Sehingga dapat melihat langsung fasilitas laboratorium dan keunggulan yang dimiliki SMK di bawah naungan Kementerian Perindustrian ini.
"Bagi siswa yang tertarik setelah melihat fasilitas sekolah, mereka bisa langsung mendaftar melalui jalur yang tersedia," jelasnya.
Di sisi lain, kata Gana, keterlibatan penuh siswa OSIS dalam seluruh rangkaian acara Touch #15 juga memupuk tanggung jawab serta kemandirian siswa.
Sebab mereka terlibat langsung dalam proses penyusunan konsep, perencanaan detail teknis, pencarian sponsor, hingga menjalin kerjasama dengan pihak luar sekolah.
Adapun peran guru hanya sebatas memfasilitasi dan mendukung. Tujuan utamanya tetap memupuk karakter dan keterampilan interpersonal siswa.
Sehingga dapat mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis. Namun juga memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.
“Banyak hal positif yang didapat siswa di luar urusan akademik melalui program ini,” beber Gana. (inu)
Pengembangan softskill selama di sekolah, sejalan dengan yang disampaikan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita terkait keterserapan 100 persen lulusan unit pendidikan vokasi yang berada di bawah Kemenperin, dipastikan diterima bekerja di sektor industri.
Agus Gumiwang Kartasasmita menilai, kualitas pendidikan vokasi yang ada di bawah Kemenperin sudah bagus dan ideal. Baik dari segi pelaksanaan program, maupun jejaring yang dilakukan dengan industri.
"Kualitas pendidikan vokasi kita sudah sangat baik, tapi perlu ditambah dari jumlah atau kuantitasnya," pesannya.
"Selain kualitas, aspek kuantitas juga terus ditingkatkan, baik program kelas atau SDM, untuk memenuhi kebutuhan industri,"
Agus Gumiwang Kartasasmita menambahkan, kebutuhan SDM yang unggul dan kompeten di sektor industri, secara pola juga terus bertambah secara signifikan.
Menurutnya, fenomena tersebut jadi indikator yang positif, karena berarti menunjukkan signifikansi sektor industri di Indonesia yang terus maju dan berkembang.
"Industri kita bertumbuh pesat, peningkatan dan kebutuhan SDM di industri juga terus terjadi," tandasnya.
Repost : https://radarjogja.jawapos.com/news/657250006/osis-smk-smti-yogyakarta-sukses-gelar-touch-15-peserta-capai-320-siswa